SELULAR 5G

Lapisan Jaringan
Lapisan jaringan yang digunakan kemungkinan besar adalah IP ( Internet Protocol ) karena tidak ada yang lain yang mampu bersaing dengan IP. Internet Protocol versi 4 ( IPv4 ) telah menyebar hampir ke seluruh dunia dan memiliki beberapa masalah seperti ruang pengalamatan yang terbatas dan tidak adanya kemungkinan pasti untuk QoS dalam mendukung setiap arus. Isu-isu tersebut telah dipecahkan oleh IPv6, akan tetapi IPv6 diperdagangkan dengan paket header yang jauh lebih besar. Hal ini membuat pergerakan masih memiliki masalah. Semua jaringan seluler akan menggunakan IP seluler dalam 5G, dan setiap koneksi seluler menggunakan FA ( Foreign Agent ), CoA ( Care of Address ) tetap melakukan pemetaan pada alamat tetap IPv6 dan alamat CoA untuk jaringan nirkabel yang sekarang digunakan. Seluler dapat dilekatkan pada beberapa seluler atau jaringan nirkabel pada waktu yang sama.
Pada beberapa kasus, hal tersebut dapat mempertahankan alamat-alamat IP yang berbeda untuk setiap antarmuka radio, sedangkan setiap alamat IP akan menjadi alamat CoA untuk FA yang ditempatkan pada telepon seluler. IPv6 yang telah disempurnakan akan diterapkan pada telepon seluler 5G. Telepon seluler 5G akan menjaga lingkungan jaringan multi nirkabel virtual. Untuk tujuan tersebut, lapisan jaringan harus dibagi menjadi dua sub lapisan dalam jaringan seluler 5G, yaitu Lower Network Layer ( untuk masing-masing antarmuka ) dan Upper Network Layer ( untuk koneksi seluler ). Pembagian ini dikarenakan desain awal dari internet, dimana semua rute didasarkan pada alamat IP yang seharusnya berbeda dalam setiap jaringan IP di seluruh dunia. Middleware antara lapisan jaringanupper dan lower akan mempertahankan translasi alamat dari alamat jaringan upper ( IPv6 ) ke alamat IP jaringan lower yang berbeda ( IPv4 atau IPv6 ), begitu pula sebaliknya.

Lapisan Open Transport Protocol ( OTA )

Seluler dan jaringan nirkabel berbeda dari jaringan berkabel terkait dengan lapisan pengangkut ( Transport Layer ). Dalam semua versi TCP, segmen-segmen yang hilang disebabkan oleh tersumbatnya jaringan, sedangkan pada jaringan nirkabel, kehilangan segmen tersebut kemungkinan terjadi dikarenakan rasio kesalahan sedikit lebih besar di dalam antarmuka radio. Oleh karena itu, modifikasi dan adaptasi TCP diusulkan untuk seluler dan jaringan nirkabel, yang mana mengirimkan kembali bagian-bagian TCP yang hilang atau rusak yang dilakukan hanya melalui penghubung nirkabel. Untuk seluler 5G, koneksi akan sesuai untuk memiliki lapisan pengangkut yang memungkinkan untuk didownload dan diinstal. Setiap seluler harus memiliki kemampuan untuk mendownload seperti TCP, RTP, atau protocol pengangkut baru yang ditargetkan untuk teknologi nirkabel tertentu terpasang di BTS. Inilah yang disebut dengan Open Transport Protocol ( OTP ).

Lapisan Aplikasi

Berbicara tentang aplikasi, pesan utama dari koneksi seluler 5G adalah untuk memberikan pengelolaan QoS cerdas melalui jaringan yang beragam. Hari ini, di dalam telepon seluler pengguna dapat secara manual memilih antarmuka nirkabel untuk pelayanan internet tertentu tanpa memiliki kemampuan untuk menggunakan riwayat QoS untuk memilih koneksi nirkabel yang paling baik untuk layanan tertentu. Telepon 5G harus memberikan kemampuan untuk layanan pengujian kualitas dan penyimpanan pengukuran informasi dalam database informasi pada koneksi seluler. Parameter QoS seperti keterlambatan, kehilangan, pita lebar, reliabilitas, akan disimpan ke dalam databes di telepon seluler 5G dengan maksud digunakan oleh algoritma cerdas yang dijalankan pada koneksi seluler sebagai sistem pengolahan yang pada akhirnya harus memberikan koneksi nirkabel yang paling baik terhadap keterbatasan biaya seseorang dan QoS yang diperlukan.
Penerapan 
Konsep telepon seluler 5G yang diusulkan didesain khusus sebagai platform terbuka dalam lapisan-lapisan yang berbeda, dari lapisan fisik sampai ke lapisan aplikasi. Konsep yang diusulkan menyesuaikan dengan Open Wireless Architecture ( OWA ) yang telah diajukan untuk koneksi seluler 4G, dan memberikan perubahan-perubahan yang lebih jauh dari lapisan jaringan sampai ke lapisan aplikasi. Lapisan jaringan dibagi ke dalam dua sub lapisan untuk memberikan semua konektivitas IP dalam lingkungan yang dikelilingi banyak teknologi seluler atau nirkabel seperti halnya penyedia jaringan dan penyedia layanan. Lapisan pengangkut terbuka diusulkan dengan tujuan untuk memungkinkan penggunaan implementasi spesifik nirkabel dari protocol-protocol pengangkut. Konsep telepon seluler 5G juga memungkinkan untuk menyeleksi teknologi nirkabel yang berbeda pada kendala QoS termasuk biaya QoS pada layanan yang berbeda, real-time ( VoIP, streamingIPTV, dan lain-lain ) atau non-real-time ( web, pesan, permainan, dan lain-lain ). Untuk itu, koneksi jaringan seluler 5G harus dapat menjaga database yang akan menyimpan informasi statistik terkait dengan layanan dan teknologi nirkabel yang tersedia di dalam telepon. Pada saat ini, hal yang sedang berlangsung adalah pengembangan modul-modul yang mampu memberikan QoS terbaik dengan harga yang paling rendah untuk layanan tertentu yang diberikan yang menggunakan satu atau lebih teknologi nirkabel pada waktu yang sama dari telepon seluler 5G.

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Konsep_Telepon_Seluler_5G

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s